Emas berlanjut melemah pada perdagangan Kamis, untuk tiga hari
berturut-turut, menuju titik terendah selama lebih 9 bulan. Logam mulia
turun tajam pada perdagangan AS semalam menyusul laporan pekerjaan
sektor swasta yang mengecewakan dan mendorong investor beralih ke pasar
uang untuk menutupi kerugian.
Data AS yang dirilis semalam menunjukkan ADP Non-Farm Employment Change turun menjadi 158K dari 237K pada bulan sebelumnya. Kemudian ISM Non-Manufacturing PMI turun ke 54,4 dari bulan sebelumnya 56,0.
Perhatian para pelaku pasar kini tertuju pada jadwal rilis data penting
Non-Farm Payrolls (NFP) AS pada hari Jumat. The Fed kemungkinan
mempertahankan program pembelian obligasi, stimulus moneter yang selama
ini mendukung penguatan emas.
Emas juga mengabaikan pembicaraan terhadap masalah nuklir antara Iran
dan Negara Barat dalam minggu ini serta berita ketegangan di semenanjung
Korea.
Pada perdagangan sesi Asia pagi ini, emas sudah terpantau turun sekitar
$11 menjadi $1546.60 pada pukul 11:47 WIB. Sebelumnya, logam mulai
sempat menyentuh $1541.20, level terendah sejak Juni.
Written by Deny
Tidak ada komentar:
Posting Komentar