Emas memperpanjang gain-nya pada Selasa (2/4/2012), menguat sebagai
dampak dari melemahnya dollar setelah rilis data sektor manufaktur AS
dari Institute for Supply Management (ISM).
Indeks ISM untuk sektor manufaktur AS menunjukkan ekspansi
turun tajam menjadi 51,3 di bulan Maret dari 54,2 pada bulan Februari
sebelumnya. Angka tersebut meleset dari ekspektasi para ekonom di level
54,2 yang merupakan pertumbuhan paling lambat dalam tiga bulan.
Data ISM sekaligus memicu kekhawatiran menjelang rilis data penting Nonfarm Payroll minggu ini.
Ekonom memperkirakan Nonfarm Payrolls akan turun menjadi 201K dalam
bulan Maret setelah membukukan peningkatan 236K pada bulan Februari
sebelumnya.
Sementara itu, ketegangan di Semenanjung Korea semakin meningkat,
menambah daya tarik emas sebagai aset safe-haven. Amerika Serikat
menempatkan kapal perangnya di lepas pantai Korea sebagai perisai
terhadap serangan rudal balistik. Presiden Korea Selatan yang baru, Park
Geun-hye memerintahkan agar segera membalas dengan tegas setiap
provokasi dari Korea Utara, tanpa memperdulikan konsekuensi politiknya.
Spot emas pukul 12.13 WIB diperdagangkan di kisaran 1602.25, naik sekitar $3 dari posisi pembukaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar