Senin, 01 April 2013

Korea dan Lemahnya Data AS Mengangkat Emas

Emas memperpanjang gain-nya pada Selasa (2/4/2012), menguat sebagai dampak dari melemahnya dollar setelah rilis data sektor manufaktur AS dari Institute for Supply Management (ISM).
Indeks ISM untuk sektor manufaktur AS menunjukkan ekspansi turun tajam menjadi 51,3 di bulan Maret dari 54,2 pada bulan Februari sebelumnya. Angka tersebut meleset dari ekspektasi para ekonom di level 54,2 yang merupakan pertumbuhan paling lambat dalam tiga bulan.
Data ISM sekaligus memicu kekhawatiran menjelang rilis data penting Nonfarm Payroll minggu ini.
Ekonom memperkirakan Nonfarm Payrolls akan turun menjadi 201K dalam bulan Maret setelah membukukan peningkatan 236K pada bulan Februari sebelumnya.
Sementara itu, ketegangan di Semenanjung Korea semakin meningkat, menambah daya tarik emas sebagai aset safe-haven. Amerika Serikat menempatkan kapal perangnya di lepas pantai Korea sebagai perisai terhadap serangan rudal balistik. Presiden Korea Selatan yang baru, Park Geun-hye memerintahkan agar segera membalas dengan tegas setiap provokasi dari Korea Utara, tanpa memperdulikan konsekuensi politiknya.
Spot emas pukul 12.13 WIB diperdagangkan di kisaran 1602.25, naik sekitar $3 dari posisi pembukaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar