Emas diperdagangkan flat di bawah level $1600 pada Senin seiring
melemahnya euro terkait kekhawatiran dampak krisis utang di Siprus.
Sementara berlanjutnya ketegangan di Semenanjung Korea turut memicu pula
pembelian safe-haven pasif.
Sebagaimana diketahui, euro melemah usai kesepakatan bailout Siprus
yang berdampak para deposan besar yang melebihi 100.000 euro di bank
Siprus akan kehilangan sekitar 60 persen dari tabungannya. Prasyarat
bailout ini mengguncang bank-bank Eropa, meski juga menyelamatkan Siprus
dari kebangkrutan.
Di belahan bumi lainnya, sentimen pasar dibayangi ancaman Korea Utara
yang memaksa Amerika Serikat mengirimkan jet tempur F-22 Stealth untuk
bergabung dalam latihan militer dengan Korea Selatan. Langkah AS ini
bertujuan mempertegas komitmen untuk membela Seoul dari ancaman.
Sesi perdagangan Asia Pagi ini juga terbilang tenang seiring masih
liburnya beberapa pasar Asia, termasuk Australia dan Hong Kong, dalam
rangka memperingati Paskah.
Sementara itu, data PMI sektor manufaktur China yang dirilis Pagi tadi
dilaporkan naik menjadi 50,9 dari 50,1 pada bulan sebelumnya. Angka
aktual data, meski demikian, lebih rendah dari ekspektasi para ekonom
yang sebelumnya memprakirakan peningkatan menjadi sekitar 51,6.
Data China lainnya menunjukkan indeks final PMI sektor manufaktur HSBC
turun dari 51,7 menjadi 51,6, juga lebih rendah dari ekspektasi para
ekonom.
Harga spot emas sementara ini diperdagangkan di area $1596.80 per troy
ounce, setelah sesi sebelumnya mengalami kerugian sekitar $8.5.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar