Senin, 01 April 2013

Emas Masih Pasif di Bawah Level $1600

Emas diperdagangkan flat di bawah level $1600 pada Senin seiring melemahnya euro terkait kekhawatiran dampak krisis utang di Siprus. Sementara berlanjutnya ketegangan di Semenanjung Korea turut memicu pula pembelian safe-haven pasif.
Sebagaimana diketahui, euro melemah usai kesepakatan bailout Siprus yang berdampak para deposan besar yang melebihi 100.000 euro di bank Siprus akan kehilangan sekitar 60 persen dari tabungannya. Prasyarat bailout ini mengguncang bank-bank Eropa, meski juga menyelamatkan Siprus dari kebangkrutan.
Di belahan bumi lainnya, sentimen pasar dibayangi ancaman Korea Utara yang memaksa Amerika Serikat mengirimkan jet tempur F-22 Stealth untuk bergabung dalam latihan militer dengan Korea Selatan. Langkah AS ini bertujuan mempertegas komitmen untuk membela Seoul dari ancaman.
Sesi perdagangan Asia Pagi ini juga terbilang tenang seiring masih liburnya beberapa pasar Asia, termasuk Australia dan Hong Kong, dalam rangka memperingati Paskah.
Sementara itu, data PMI sektor manufaktur China yang dirilis Pagi tadi dilaporkan naik menjadi 50,9 dari 50,1 pada bulan sebelumnya. Angka aktual data, meski demikian, lebih rendah dari ekspektasi para ekonom yang sebelumnya memprakirakan peningkatan menjadi sekitar 51,6.
Data China lainnya menunjukkan indeks final PMI sektor manufaktur HSBC turun dari 51,7 menjadi 51,6, juga lebih rendah dari ekspektasi para ekonom.
Harga spot emas sementara ini diperdagangkan di area $1596.80 per troy ounce, setelah sesi sebelumnya mengalami kerugian sekitar $8.5.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar